Uncategorized

[REVIEW]Arbitrarily Fond – Episode 01

7Views

Shin Joon-young menolak untuk memainkan adegan terakhir di serial drama yang dibintanginya, “Eternal Love”, dikarenakan menurut naskah ia harus mati. Sikapnya ini membuat heboh, tidak hanya bagi rumah produksi yang terkait, melainkan juga ke dunia hiburan di Korsel. Ternyata, Joon-young enggan melakukan adegan mati karena ia baru saja divonis menderita penyakit mematikan yang hanya memberinya waktu kurang dari satu tahun untuk hidup. Setelah dipaksa, dengan berat hati ia mau melakukannya. Malam harinya ia meminta pengacaranya untuk mencari informasi mengenai No Eul, teman masa kecilnya.

Di tempat lain, No Eul sedang melakukan penyelidikan terhadap DL Industri yang belakangan ini melakukan pembuangan limbah secara ilegal. Aksinya ketahuan dan ia tertangkap oleh pihak DL Industri. Namun setelah mengancam akan mempublikasikan kopi rekaman yang ia miliki, pihak DL Industri akhirnya memberinya sejumlah ‘uang damai’ yang ia terima demi membayar cicilan hutangnya kepada rentenir. Aksinya ini membuatnya dipecat dari kantor tempatnya bekerja. Karena kesal, ia menghabiskan malam dengan mabuk-mabukan di sebuah bar. Tanpa sengaja ia bertemu dengan tim dari sebuah rumah produksi yang baru saja diputus kontrak secara sepihak oleh Joon-young. No Eul pun mengajukan diri untuk membujuk Joon-young agar mau bekerjasama dengan mereka lagi, dengan syarat, apabila berhasil, mereka akan memberikan pekerjaan sebagai PD pada No Eul.
Choi Ha-Roo, fans berat Joon-young, geram dengan beredarnya foto Joon-young yang sedang bersenang-senang di sebuah klub malam bersama dua orang wanita. Ayahnya, Choi Hyun-Joon, yang mengetahui menanyakan apakah ia menyukainya, dan Ha-Roo lalu menjawab kalau ia sangat mencintainya. Sayangnya, Hyun-Joon tidak menyetujui hubungan tersebut dan Ha-Roo pun pergi ke kamarnya.

No Eul mendatangi rumah Joon-young untuk melaksanakan tugasnya. Namun manajer Joon-young, Kook Young, membantah mengenal dirinya. Joon-young pun juga menolaknya masuk. Tidak patah semangat, No Eul terus menunggu di depan rumah, bahkan (memaksa) ikut serta dengan mobil Joon-young yang menyetir dengan ugal-ugalan. Ulahnya ini nyaris membuat mereka celaka, hingga akhirnya Joon-young meninggalkan No Eul yang syok sendirian di tengah jalan. Beberapa saat kemudian salju mulai turun dan Joon-young yang mendengar kabar terjadinya kecelakaan di sekitar tempat tersebut menjadi khawatir akan kondisi No Eul. Ia pun kembali ke TKP dan tidak menemukan No Eul di sana. Joon-young lalu mencarinya dan menemukan No Eul sedang berjalan tertatih-tatih. Setelah berhasil mengejarnya, Joon-young menanyakan apakah ia tidak mengenali dirinya. No Eul menjawab bahwa ia mengenalnya, sebagai “sampah”.

Leave a Reply

X