October 31, 2020

[Interview] CL Bicarakan Debut Solo di Amerika sampai Reuni 2NE1

Baru – baru ini CL melakukan sesi wawancara dengan Ilgan Sports, dimana ia membicarakan mengenai karir solonya, persiapannya untuk melakukan debut solo di Amerika Serikat, kemungkinan adanya reuni dengan member 2NE1 lainnya dan masih banyak lagi.

Seperti yang dilansir dari Allkpop, berikut hasil wawancara CL dengan Ilgan Sports:

NE1 kini sudah bubar.

“Ini sangat disayangkan. Sudah 10 tahun sejak para member saling mengenal. Kami membuat banyak kenangan dan melakukan banyak hal bersama. Minzy dan kami semua memiliki mimpi yang berbeda. Saya percaya keputusan ini dibuat karena adanya alasan, dan meskipun ini sangat disayangkan, saya harap kami semua bisa melakukan yang terbaik di jalan yang kami pilih.”

Apa kamu menangis saat diberitahu 2NE1 akan bubar?

“Ini mungkin tidak masuk akal, tapi sejujurnya, ini rasanya masih seperti mimpi. Mereka adalah orang – orang yang sering saya lihat dalam waktu yang lama, saya masih tidak bisa mempercayai hal ini.”

Apa yang membuat 2NE1 akhirnya dibubarkan?

“Setelah Minzy meninggalkan agensi, Yang sajangnim mengungkapkan bahwa dirinya masih ingin 3 member yang tersisa untuk merilis album. Saya langsung berhenti mengerjakan album solo saya dan menyiapkan comeback 2NE1. Saya sangat ingin merilis sebuah album, tapi ada rencana yang akhirnya harus berubah.”

Kamu sudah tidak berada dalam naungan grup lagi dan sekarang sedang melakukan promosi individu. Apa kamu merasa kesepian?

“Sudah 2 tahun sejak saya melakukan persiapan untuk merilis album solo saya di Amerika Serikat. Sejujurnya, itu sangat sulit karena banyak hal yang harus saya lakukan seorang diri disana.”

Bagaimana kamu menghabiskan waktu selama 2 tahun terakhir?

“Yang Hyun Suk sajangnim sangat membantu saya dan saya melewati banyak proses dengan tim yang berbeda – beda. Ketika saya pertama kali bergabung dengan YG, saya menghabiskan waktu 2tahun sebagai trainee. Saya bisa menemukan warna saya sendiri dan mempelajari mengenai sistem pembuatan album di Korea. Dan sekarang, saya menghabiskan waktu 2 tahun lainnya untuk debut solo saya di Amerika Serikat. Saya melihat 2 tahun terakhir ini sebagai periode saya menjadi trainee kembali. Saya rookie (pendatang baru) di Amerika Serikat. Saya belajar bagaimana caranya membuat album, dan bagaimana caranya berkomunikasi dengan publik di Amerika Serikat.”

Kenapa kamu memutuskan untuk melakukan debut di Amerika Serikat?

“Ini mimpi saya. Ketika saya melakukan audisi di YG, saya memberikan rekaman demo ke Yang sajangnim. Saya masih ingat saat itu saya mengatakan, ‘Saya sangat ingin menjadi bintang pop di Amerika Serikat’ ketika itu saya masih berusia 15 tahun. Sejujurnya, bukan Amerika Serikat nya yang penting, tapi saya tumbuh dengan mendengarkan musik pop karena pengaruh ayah saya. Pop adalah musik yang paling mempengaruhi kehidupan bermusik saya. Saya membangun mimpi – mimpi yang saya miliki dengan mendengarkan lagu pop dan saya ingin menyanyikan lagu itu di Amerika Serikat.”

Lagu resmi pertamamu di Amerika Serikat yang berjudul ‘lifted’ mendapatkan tanggapan yang bagus. Bahkan lagu itu masuk daftar 100 lagu terpanas di Billboard.

“Itu bukan lagu debut resmi saya tapi saya bersyukur atas tanggapan positif yang saya terima. Saya merilis lagu ketika status saya masih seorang trainee. Saya benar – benar mendapatkan banyak bantuan dari Yang sajangnim.”

Bagimu Yang sajangnim itu orang yang seperti apa?

“Ia seperti sosok seorang ayah. Tapi saya tidak bisa sering bertemu dengannya. Banyak artis di YG, Jadi saya tidak benar – benar memiliki kesempatan untuk dekat dengannya. Tapi ia mendengarkan dan mempercayai saya ketika saya mengungkapkan ide yang saya miliki atau hal – hal yang benar – benar ingin saya lakukan seperti lagu terakhir 2NE1 ‘Goodbye’.”

Yang sajangnim pernah mengatakan dalam sebuah wawancara jika 2NE1 mungkin saja bisa melakukan reuni seperti S.E.S

“Pertama – tama, saya harus dalam keadaan yang prima untuk bisa menyanyikan ‘Fire’ di 20 tahun yang akan datang. Seperti yang kamu tahu, lagu kami sangat sulit untuk dinyanyikan. Tariannya juga sangat bertenaga. Saya akan merawat tubuh saya untuk menampilkannya lagi nanti.”

Grup yang mendapatkan julukan sebagai ‘2NE1 ke-2’, Black Pink, sudah debut.

“Saya menjadi teringat dengan masa lalu ketika saya melihat mereka melakukan promosi. Saya berpikir kami juga dulu bekerja keras sama seperti mereka.”

Apakah kamu terkadang memberikan saran?

“Sejujurnya, saya harus fokus dengan diri saya sendiri dan mengkhawatirkan diri saya sendiri. Saya belum berada di posisi dimana saya bisa memberikan saran kepada orang lain.”

Bagaimana perasaanmu ketika orang – orang berkata jika Black Pink itu ‘2NE1 ke-2’?

“Ketika 2NE1 baru melakukan debut, kami juga dijuluki sebagai ‘BIGBANG ke-2’. Ini sesuatu yang alami karena kami berasal dari agensi yang sama. Saya yakin ini memperlihatkan bahwa kami memiliki banyak pengaruh jadi saya tidak merasa tidak suka dengan hal ini. Warna yang dimiliki Black Pink dan 2NE1 sangat berbeda.”

2NE1 secara resmi bubar pada bulan November 2016, dan untuk memberikan hadiah perpisahan kepada para Blackjack, mereka pun merilis lagu terakhir berjudul ‘Goodbye’.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *